Tangerang Selatan, [2 November 2024] – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tangerang Selatan menyatakan komitmennya untuk menyelenggarakan Pemilihan Kepala Daerah Pilkada 2024yang inklusif. Dalam upaya memastikan bahwa semua elemen masyarakat dapat berpartisipasi secara aktif, Bawaslu akan melaksanakan berbagai langkah strategis untuk menjamin aksesibilitas dan keterlibatan warga.
Pilkada yang inklusif adalah salah satu cara untuk memperkuat demokrasi dan memastikan bahwa suara setiap warga, termasuk perempuan, penyandang disabilitas, dan kelompok rentan lainnya, dapat didengar. Bawaslu Kota Tangerang Selatan berupaya untuk meningkatkan aksesibilitas di setiap tempat pemungutan suara (TPS), dengan menyediakan fasilitas yang memadai agar semua pemilih dapat memberikan hak suaranya dengan nyaman dan aman.
Sebagai bagian dari inisiatif ini, Bawaslu juga mendorong calon pemimpin untuk aktif berkomunikasi dengan masyarakat. Melalui dialog yang terbuka, calon dapat memahami aspirasi dan kebutuhan warga, serta merumuskan kebijakan yang sesuai. Kami percaya bahwa keterlibatan masyarakat dalam proses pemilihan sangat penting untuk menciptakan pemerintahan yang responsif dan transparan.
Edukasi pemilih merupakan fokus lain dari Bawaslu dalam mewujudkan pemilihan yang inklusif. Kami akan melaksanakan program sosialisasi yang menyasar semua kalangan, termasuk di sekolah-sekolah dan komunitas lokal, untuk meningkatkan pemahaman tentang hak dan tanggung jawab sebagai pemilih. Dengan pengetahuan yang memadai, diharapkan masyarakat akan lebih termotivasi untuk berpartisipasi dalam Pilkada.
Dengan semangat inklusivitas, Bawaslu Kota Tangerang Selatan mengajak seluruh masyarakat untuk bersatu dalam menyukseskan Pilkada 2024. Setiap suara memiliki arti penting dalam menentukan masa depan daerah kita. Mari kita ciptakan lingkungan demokrasi yang adil, berkeadilan, dan mencerminkan keragaman yang ada di Kota Tangerang Selatan.